Narasi:
PURA-PURA GILA
Pada suatu hari, seorang tukang kebun yang bernama Mas Tarjo di sebuah Rumah Sakit Jiwa sedang beristirahat, dan berbincang-bincang dengan dua orang perawat Rumah Sakit Jiwa tersebut. "Saya kagum dengan dokter disini, kenapa mereka lebih memilih pasien sakit jiwa daripada pasien normal?" Kata tukang kebun tersebut. Lalu seorang perawat menjawab perkataan tukang kebun tersebut "Yaa karena dahulu mereka ditugaskan disini untuk merawat pasien sakit jiwa." Setelah itu seorang perawat lainnya berkata "Ah...Mas Tarjo tu, bisa saja berpikiran seperti itu." Spontan Mas Tarjo pun langsung berkata " Aku tahu penyebabnya, mungkin mereka sudah bosan merawat pasien-pasien di Rumah Sakit Umum, lalu mereka mencari hal lain yaitu dengan cara merawat pasien-pasien yang ada disini." Lalu kedua perawat tersebut tertawa. Beberapa menit kemudian datanglah salah satu pasien yang sudah lama dirawat di rumah sakit tersebut. Broo...kenapa kamu betah tinggal disini? Padahal kan tidak enak tinggal disini." Kata tukang kebun. Lalu sang pasien menjawab pertanyaan tukang kebun tersebut "Hehee...yaa karena saya lebih betah disini daripada dirumah, dan sebenarnya tu saya tidak gila tetapi saya berpura-pura gila saja." Ternyata kedua perawat tersebut mendengar percakapan Mas Tarjo dan pesien, dan salah satu perawat berkata "Lahhh, dasar-dasar pasien nggak bener." Setelah itu perawat lainnya yang sedang berada disitu juga berkata sambil tertawa "Baru kali ini ada pasien seperti itu."
PURA-PURA GILA
Pada suatu hari, seorang tukang kebun yang bernama Mas Tarjo di sebuah Rumah Sakit Jiwa sedang beristirahat, dan berbincang-bincang dengan dua orang perawat Rumah Sakit Jiwa tersebut. "Saya kagum dengan dokter disini, kenapa mereka lebih memilih pasien sakit jiwa daripada pasien normal?" Kata tukang kebun tersebut. Lalu seorang perawat menjawab perkataan tukang kebun tersebut "Yaa karena dahulu mereka ditugaskan disini untuk merawat pasien sakit jiwa." Setelah itu seorang perawat lainnya berkata "Ah...Mas Tarjo tu, bisa saja berpikiran seperti itu." Spontan Mas Tarjo pun langsung berkata " Aku tahu penyebabnya, mungkin mereka sudah bosan merawat pasien-pasien di Rumah Sakit Umum, lalu mereka mencari hal lain yaitu dengan cara merawat pasien-pasien yang ada disini." Lalu kedua perawat tersebut tertawa. Beberapa menit kemudian datanglah salah satu pasien yang sudah lama dirawat di rumah sakit tersebut. Broo...kenapa kamu betah tinggal disini? Padahal kan tidak enak tinggal disini." Kata tukang kebun. Lalu sang pasien menjawab pertanyaan tukang kebun tersebut "Hehee...yaa karena saya lebih betah disini daripada dirumah, dan sebenarnya tu saya tidak gila tetapi saya berpura-pura gila saja." Ternyata kedua perawat tersebut mendengar percakapan Mas Tarjo dan pesien, dan salah satu perawat berkata "Lahhh, dasar-dasar pasien nggak bener." Setelah itu perawat lainnya yang sedang berada disitu juga berkata sambil tertawa "Baru kali ini ada pasien seperti itu."
Komentar
Posting Komentar