Nama Kelompok : Cut Nyak Dien
1. Gabriela Hemas Swasti.K.P./X IPS 3/8
2. Isabela Rosa/X IPS 3/11
3 Stefanus Ragil/ X IPS 3/20
Dialog:
PURA-PURA GILA
Pada suatu hari, seorang tukang kebun yang bernama Mas Tarjo di sebuah Rumah Sakit Jiwa sedang beristirahat, dan berbincang-bincang dengan dua orang perawat Rumah Sakit Jiwa tersebut.
Mas Tarjo : "Saya kagum dengan dokter disini, kenapa mereka lebih memilih pasien sakit jiwa daripada pasien normal?"
Perawat 1 : "Yaa karena dahulu mereka ditugaskan disini untuk merawat pasien sakit jiwa."
Perawat 2 : "Ah... Mas Tarjo tu, bisa saja berpikiran seperti itu."
Mas Tarjo : "Aku tahu penyebabnya, mungkin mereka sudah bosan merawat pasien-pasien di Rumah Sakit Umum, lalu mereka mencari hal lain yaitu dengan cara merawat pasien-pasien yang ada disini."
Lalu kedua perawat tersebut tertawa. Beberapa menit kemudian datanglah salah satu pasien yang sudah lama dirawat di Rumah Sakit tersebut
Mas Tarjo : "Broo..kenapa kamu betah tinggal disini? Padahal kan tidak enak tinggal disini."
Pasien : "Hehee..yaa karena saya lebih betah disini daripada di di rumah, dan sebenarnya tu saya tidak gila tetapi saya berpura-pura gila saja."
Ternyata kedua perawat tersebut mendengar percakapanMas Tarjo dan pasien, dan salah satu perawat berkata.
Perawat 1 : "Lahhh, dasar-dasar pasien nggak bener."
Setelah itu perawat lainnya yang sedang berada disitu juga berkata sambil tertawa.
Perawat lain : "Baru kali ini ada pasien seperti itu."
1. Gabriela Hemas Swasti.K.P./X IPS 3/8
2. Isabela Rosa/X IPS 3/11
3 Stefanus Ragil/ X IPS 3/20
Dialog:
PURA-PURA GILA
Pada suatu hari, seorang tukang kebun yang bernama Mas Tarjo di sebuah Rumah Sakit Jiwa sedang beristirahat, dan berbincang-bincang dengan dua orang perawat Rumah Sakit Jiwa tersebut.
Mas Tarjo : "Saya kagum dengan dokter disini, kenapa mereka lebih memilih pasien sakit jiwa daripada pasien normal?"
Perawat 1 : "Yaa karena dahulu mereka ditugaskan disini untuk merawat pasien sakit jiwa."
Perawat 2 : "Ah... Mas Tarjo tu, bisa saja berpikiran seperti itu."
Mas Tarjo : "Aku tahu penyebabnya, mungkin mereka sudah bosan merawat pasien-pasien di Rumah Sakit Umum, lalu mereka mencari hal lain yaitu dengan cara merawat pasien-pasien yang ada disini."
Lalu kedua perawat tersebut tertawa. Beberapa menit kemudian datanglah salah satu pasien yang sudah lama dirawat di Rumah Sakit tersebut
Mas Tarjo : "Broo..kenapa kamu betah tinggal disini? Padahal kan tidak enak tinggal disini."
Pasien : "Hehee..yaa karena saya lebih betah disini daripada di di rumah, dan sebenarnya tu saya tidak gila tetapi saya berpura-pura gila saja."
Ternyata kedua perawat tersebut mendengar percakapanMas Tarjo dan pasien, dan salah satu perawat berkata.
Perawat 1 : "Lahhh, dasar-dasar pasien nggak bener."
Setelah itu perawat lainnya yang sedang berada disitu juga berkata sambil tertawa.
Perawat lain : "Baru kali ini ada pasien seperti itu."
Komentar
Posting Komentar