Penyebab Utama Kerusakan Alam adalah Perilaku Manusia (revisi)
PENYEBAB UTAMA
KERUSAKAN ALAM ADALAH PERILAKU MANUSIA
Kerusakan alam adalah rusaknya
alam yang disebabkan oleh alam sendiri, contohnya seperti gempa bumi, gunung
meletus, tsunami, dan lain-lain. Tetapi, kerusakan alam biasanya disebabkan
oleh manusia yang tidak mencintai lingkungannya. Pada tahun 2016 telah terjadi kebakaran hutan yang
sangat parah di daerah Sulawesi Selatan, kebakaran hutan ini adalah kebakaran
hutan terparah daripada tahun sebelum-sebelumnya.
Dari tahun ke tahun, kerusakan
alam di Indonesia semakin bertambah dan sangat memprihatinkan. Menurut para
ahli jumlah hutan diperkirakan terjadi kerusakan dan penebangan hutan seluas
3.180.243 ha. Kini pada tahun 2018 meningkat lebih tinggi dari tahun-tahun
sebelumnya. Kerusakan hutan terjadi dibeberapa titik wilayah di Indonesia.
Kerusakan hutan terparah terjadi di pulau Sumatra, pulau Kalimantan, dan
kepulauan Riau. Faktor penyebab utama kerusakan hutan di Indonesia adalah ulah
tangan manusia. Contoh kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia yang lainnya
yaitu, masyarakat membuang sampah di sembarang tempat atau tidak pada
tempatnya. Membuang sampah pada tempatnya adalah hal yang mudah, namun
masyarakat sulit sekali untuk mau membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan
seperti itu membuat selokan menjadi tersumbat dan akan mengakibatkan banjir.
Kedua adalah penebangan liar, orang-orang menebang pohon sembarangan hanya
ingin memanfaatkan pohon untuk membuat meubel seperti kursi, meja, almari, dan
lain-lain tanpa se-izin pemiliknya. Akibat penebangan liar juga akan
menyebabkan tanah menjadi longsor karena hutan yang gundul. Selanjutnya
kebakaran hutan, kebakaran hutan terjadi karena manusia tidak mencintai hutan.
Padahal hutan adalah tempat hidup hewan-hewan lair seperti kera dan harimau.
Penyebab kebakaran hutan bisa saja karena orang membuang putungan rokok
sembarangan, mungkin saja ada orang yang sengaja membakar hutan atau terjadinya kemarau panjang. Terjadinya
polusi udara juga dapat merusak alam karena asap-asap kendaraan, contohnya
seperi kota-kota besar yaitu Jakarta. Terakhir, pembuangan limbah industri di
sungai. Akibat pembuangan limbah industri di sungai adalah sungai menjadi
tercemar, makhluk hidup yang ada di sungai akan mati serta lingkungan disekitar
akan bau.
Dari 4
perilaku negatif manusia yang sering saja dilakukan yang dapat merusak
keseimbangan adalah pembakaran hutan, pembuangan limbah industri ke sungai,
penebangan hutan secara liar, membuang sampah disembarang tempat. Kerusakan
hutan,pembuangan limbah ke sungai, penebangan hutan secara liar, membuang
sampah sembarangan, dan lain-lain yang terjadi di Indonesia tidak lepas dari
perilaku ulah tangan manusia-manusia sendiri. Seharusnya di negara kita ini
pemerintah ada ketegasan dalam bertindak pelaku perusakan lingkungan dan kita
harus menjaga dan melindungi kelestarian alam yang Tuhan berikan kepada kita
seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon secara liar,
tidak membuang limbah ke sungai, melakukan reboisasi dan lain-lain serta
melakukan hal-hal yang dapat menjaga alam yang ada di lingkungan sekitar kita.
Komentar
Posting Komentar